Bagaimana cara memanajemen hal - hal yang berkaitan dengan strategi Pemasaran.? (Manajemen Pemasaran)

Persaingan di dunia bisnis saat ini semakin meningkat dengan ketat, barang dan jasa yang ada di pasaran bisa memiliki keseragaman antara produk yang satu dengan produk yang lain. Hal ini dapat terjadi karena suatu produk yang sukses di pasar akan segera diikuti oleh para pesaing dengan menghasilkan produk yang sejenis dengan produk tersebut. Hal ini perlu dilakukan peningkatan dalam strategi pemasaran. Pemasaran yang dilakukan dengan strategi yang baik akan dapat menempatkan produk pada posisi yang tepat dan menguasai pasar. 



Strategi pemasaran yang baik akan mempengaruhi tingkat keputusan pembelian konsumen, serta membuat banyaknya pesaing yang menjadikan produsen dituntut untuk lebih inovatif dalam menyusun strategi pemasaran. Adapun terdapat alat yang sering digunakan dalam  membangun strategi pemasaran, yaitu  bauran  pemasaran. Menurut Selang (2013), bauran pemasaran merupakan satu perangkat yang terdiri dari produk, harga, promosi, serta distribusi, yang di dalamnya akan menentukan tingkat keberhasilan pemasaran dan semua itu, yang ditujukan untuk mendapatkan respon yang diinginkan dari pasar sasaran. Terdapat 7 (tujuh) bauran pemasaran atau 7P yang tergabung dalam sistem pemasaran modern, yaitu Product, Price, Place, Promotion, People, Physical Evidence, serta Process. 

Strategi Pemasaran

Adanya strategi pemasaran menjadi titik tolak keberhasilan produksi oleh produsen dan merupakan sarana yang berhubungan dengan konsumen. Menurut Kusuma (2015), strategi pemasaran merupakan penganalisaan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program yang ditujukan untuk mengadakan pertukaran dengan pasar untuk mencapai tujuan organisasi dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar tersebut, serta menentukan harga, mengadakan komunikasi, dan distribusi yang efektif untuk berkembang dan mendapatkan laba. Adapun alat yang sering digunakan oleh produsen untuk membangun strategi pemasaran, yaitu bauran pemasaran. Bauran pemasaran terbagi menjadi 7 (tujuh) bagian atau yang biasa disebut dengan 7P sebagai berikut : 

a. Produk (Product)

Menurut Kotler dan Amstrong dalam Rinaldi (2008) mengungkapkan bahwa, dalam pemasaran dikenal istilah bauran pemasaran yang terdiri dari tujuh variabel produk, salah satunya Produk (product) adalah sesuatu yang dapat ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminta, dicari, dibeli, digunakan atau dikonsumsi pasar sebagai pemenuhan kebutuhan atau keinginan pasar yang bersangkutan. 

b. Harga (Price)

Menurut Husein (2007), definisi harga adalah sejumlah uang (ditambah beberapa produk) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari produk dan pelayanannya. Definisi di atas dapat diketahui bahwa harga yang dibayar oleh pembeli sudah termasuk layanan yang diberikan oleh penjual. Banyak perusahaan mengadakan pendekatan terhadap penentuan harga berdasarkan tujuan yang hendak dicapainya. Adapun tujuan tersebut dapat berupa meningkatkan penjualan, mempertahankan market share, mempertahankan stabilitas harga, mencapai laba maksimum, dan sebagainya.

c. Lokasi (Place)

Menurut Tjiptono (2005), lokasi atau tempat seringkali ikut menentukan kesuksesan perusahaan, karena lokasi erat kaitannya dengan pasar potensial sebuah perusahaan. Lokasi juga berpengaruh terhadap dimensi-dimensi strategi seperti flexibility, competitive, positioning, dan focus. Fleksibelitas suatu lokasi merupakan ukuran sejauh mana suatu perusahaan dapat bereaksi terhadap perubahan situasi ekonomi. Keputusan pemilihan lokasi berkaitan dengan komitmen jangka panjang terhadap aspek-aspek yang sifatnya kapital intensif, maka perusahaan benar-benar harus mempertimbangkan dan menyeleksi lokasi yang responsif terhadap situasi ekonomi, demografi, budaya, dan persaingan di masa mendatang.

d. Promosi (Promotion) 

Promosi merupakan suatu alat utama dalam pemasaran sebuah produk. Promosi bermaksud untuk membujuk target konsumen dan menilai suatu produk yang dijual. Promosi berperan dalam menghasilkan pertukaran yang saling memuaskan dengan pasar yang dituju melalui penyampaian informasi mendidik, membujuk, atau mengingatkan mereka akan manfaat suatu produk. Promosi terdiri dari penjualan perseorangan, periklanan, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat yang dapat dilakukan melalui beberapa media, berupa iklan di media cetak maupun elektronik, brosur, baliho, dan sponsorship (Indriyati, et al., 2018).

e. Karyawan (People) 

Menurut Alma (2007) mengungkapkan bahwa, people berarti orang yang melayani atau pun yang merencanakan pelayanan terhadap para konsumen, karena sebagian besar jasa dilayani oleh orang maka orang tersebut perlu diseleksi, dilatih, serta dimotivasi sehingga dapat memberikan kepuasan terhadap pelanggan. Setiap karyawan harus berlomba-lomba berbuat kebaikan terhadap konsumen dengan sikap, perhatian, responsive, inisiatif, kreatif, pandai memecahkan masalah, sabar, dan ikhlas. Teori ini juga menyatakan bahwa aspek-aspek kepemimpinan yang dimiliki para administrator yang berupa kompetensi, wawasan dan kreativitas secara positif dan nyata mempengaruhi keadaan stabilitas dan tingkat akademik yang dipimpin administrator yang bersangkutan.

f. Proses (Process)

Proses merupakan keseluruhan prosedur pembuatan sebuah produk/jasa untuk ditujukan kepada konsumen, termasuk keputusan-keputusan kebijaksanaan tentang keterlibatan pelanggan dan persoalan-persoalan keleluasaan karyawan dan pelayanan. Proses merupakan suatu upaya perusahaan dalam menjalankan dan melaksanakan aktivitasnya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumennya. Beberapa indikator proses yang diperlukan adalah prosedur, kebijakan, mekanisasi, arah aktifitas, dan sebagainya (Indriyati et al.,  2018).

g. Bukti Fisik (Physical Evidence) 

Bentuk bukti fisik dari produk yang akan dijual meliputi lingkungan, warna, tata letak, dan fasilitas tambahan, terkait dengan tampilan sebuah produk/jasa yang ditawarkan serta terkait dengan packaging yang disajikan untuk menarik minat konsumen. Bukti fisik diterapkan untuk menarik konsumen dari segi visual sebagai kekuatan dari  produk yang ditawarkan yang bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada konsumen (Indriyati et al.,  2018).

Jadi dalam memanjemen sebuah strategi pemasaran dibutuhkan pemahaman 7P agar sebuah bisnis yang kita jalankan akan sesuai dengan sasaran, 7P sangat penting untuk di analisis pada usaha / bisnis kita, selain menguntungkan bagi usaha kita dengan melihat strategi 7P juga akan menguntungkan konsumen atau pembeli yang datang ke usaha atau bisnis kita, dengan begitu kita dapat menjalin hubungan yang baik dengan konsumen dan dapat berkelanjutan.

Referensi bacaan :

  • Selang, Christian A.D. 2013. Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Pengaruhnya terhadap Loyalitas Konsumen pada Fresh Mart Bahu Mall Manado. Jurnal EMBA. 1(3):71-80.
  • Kusuma, T, W. 2015. Penerapan Strategi Pemasaran yang Tepat Bagi Perusahaan dalam Meningkatkan Volume Penjualan pada PT. Hikmah Cipta Perkasa
  • Rinaldi, Udin. 2008. Pengaruh Bauran Pemasaran (7P) terhadap Keputusan Berbelanja di Swalayan. Jurnal Aplikasi Manajemen. 7(3):708-717.
  • Husein, Umar. 2007. Riset Perilaku Konsumen. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama.
  • Tjiptono, Fandi. 2005. Strategi Pemasaran. Edisi Kedua. Yogyakarta: Andy.
  • Indriyati. I. N., A. Daryanto, dan R. Oktaviani. 2018. Pengaruh Bauran Pemasaran 7P terhadap Persepsi Konsumen PT Home Credit Indonesia. J. Aplikasi Manajemen dan Bisnis. 4(2):261-270.
  • Buchari, Alma. 2007. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung. CV Alfabeta.


0 Comments

Posting Komentar